Happy Birthday 22th

•August 16, 2008 • No Comments

Sungguh tidak terasa waktu silih berganti, pada tanggal 17 agustus 2008 usiaku sudah menginjak 22 tahun. Masih banyak kekurangan-kekurangan di masa lalu yang belum sempat aku perbaiki di taon kemaren. Meskipun begitu paling tidak aku merasa ada sedikit peningkatan dalam hidupku.

Dulu, sifat kekanak-kanakannya yang masih kental tapi alhamdulilah mulai agak bisa berkurang. Memang selama hidupku aku tak akan berhenti tuk memperbaiki apa yang menjadi kekurangan saya dan insya Allah akan mensyukuri apa yang merupakan kelebihan saya. Karna bagi saya kelebihan yang ku miliki yakni mengakui adanya kekurangan yang ada pada diri ini.

Semua yang aku raih sampai saat ini tidak terlepas dari doa dan restu dari kedua orang tuaku tercinta yang selalu ingin melihat anaknya ini berhasil. Siang malam mereka berdoa buat aku agar memperoleh keberhasilan sesuai yang di cita-citakan namun apa yang aku bisa berikan buat mereka? Kalo di hitung, masih belum sebanding dengan sebiji beras yang iya nafkahkan buat saya sehingga bisa sampai sebesar dan sedewasa ini. Dan aku yakin bahwa semua orang tua melakukan hal yang sama untuk anak-anaknya. Aku berharap suatu saat bisa membahagiakan mereka, karena itu sudah merupakan cita-citaku yang paling utama dan semoga Allah memberikan kesempatan itu buat aku karna kebahagiaan orang tua bagi aku adalah hal yang paling utama dalam hidupku.

Sekali lagi di usiaku yang ke 22 tahun ini aku hanya dapat berdoa kepada Allah agar apa yang belum sempat aku raih di tahun-tahun kemaren bisa aku wujudkan di tahun ini, di berikan kesehatan, umur yang panjang, tercapai semua yang aku cita-citakan dan terpenting makin bertakwa dan rajin sholat yang pada intinya tahun ini lebih baik dari pada tahun kemaren.. Insya Allah  Terima kasih ya Allah atas semua nikmat dan rahmat yang engkau berikan kepada diriku dan keluargaku…amin…aminnn… ya Rabbal Alamin…

.

“HAPPY BIRTHDAY FOR ME”

“HAPPY BIRTHDAY FOR INDONESIA”

9 Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif

•July 16, 2008 • No Comments

Terkadang dalam perjalanan hidup ini tidak semua yang kita inginkan berjalan sesuai rencana. Kadang yang terjadi malah sebaliknya dan sangat-sangat tidak kita inginkan. Sebagai bahan pelajaran yang baik bagi kita semua terutama bagi sidaus sendiri Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’ . Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

” Yang ke 9 teknik di atas kurang lengkap rasanya kalo gak ada yang satu  ini yakni Berserah diri dan lebih dekat pada-Nya. Yakin dan percaya semua cobaan yang diberikan pasti ada jalan keluarnya ( ciyeee kayak aku tahu aja… hehehehhehe )”. Semangat friends !!!!!!

Sumber : YIC

Posted By sidaus

7 Cara efektif dalam berkomunikasi

•June 3, 2008 • 1 Comment

Ada 7 Cara efektif dalam berkomunikasi

1. Hindari kesan memaksa

Ketika kita berkomunikasi hindari kalimat : “Kamu harus……” baiknya diganti dengan “Sebaiknya kamu…….” atau ”Maukah kamu……”

2. Fokus kepada solusi bukan masalah

Ketika berkomunikasi fokuskan kepada hal yang menjadi solusi bukan masalah. Contoh : Ketika makanan di rumah habis, tidaklah efektif jika kita berkata ”Aduh Lapar banget……” lebih baik kita berkata ”Yuuk, beli makanan di luar……”

3. Ubah ”kata tidak bisa ” menjadi ”bisa”

Ketika kita diminta untuk mengadakan pertemuan, lebih baik anda mengatakan ”Kita bisa mengadakan pertemuannya minggu depan” daripada berkata ”Kita tidak bisa ketemuan sampai minggu depan” walaupun dua kalimat dengan arti yang sama tapi estetikanya berbeda.

4. Ambil tanggung jawab dan jangan menyalahkan

Hindari kalimat ” Ini bukan salahku” lebih baik ganti dengan kalimat ” Apa yang bisa saya lakukan untuk memperbaikinya”

5. Katakan apa yang anda inginkan bukan yang tidak anda inginkan

Jika anda tidak ingin seseorang menyetir ngebut, lebih baik berkata ”Tolong bawa mobilnya hati-hati” daripada anda berkata ”Jangan bawa mobilnya terlalu kencang”

6. Fokus pada masa depan bukan masa lalu

Jika ada kesalahan teman anda daripada anda berkata “ Saya sudah bilang sebelumnya.. …” lebih baik diganti dengan ” Mulai sekarang, kita…….. .”

7. Bagikan informasi bukan argumen

Hindari kalimat, ”Tidak, kamu salah……” lebih baik diganti dengan ”Saya ingin sepeti ini…….”

Selamat mencoba dan rasakan nikmatnya berkomunikasi. Success For U All ..

Posted By : sidaus

(disadur dari berbagai sumber)

Undang-Undang Pembagian Harta Warisan

•May 28, 2008 • 2 Comments

Pembagian Harta Warisan

Sudah bukan hal yang asing lagi di telinga kita tentang tragedi peperangan antara sesama saudara kandung bahkan sampai saling meregang nyawa. Sebagian besar hal ini terjadi karena adanya perebutan harta warisan sepeninggal orang tua kita. Akankah hal ini akan terus terjadi di sekitar kita? Tidak !!!!.. Jangan sampai hanya karena harta warisan yang hanya bersifat duniawi saja sampai memisahkan tali persaudaraan di tengah-tengah kita.

Di kampung ku saja sampai sekarang setiap ada pembagian harta warisan 90% diantaranya pasti menimbulkan permasalahan yang ujung-ujungnya taruhan nyawa. Bukan apanya, Orang tua kita yang sudah tiada dan meninggalkan warisan buat anak-anaknya kelak dengan harapan bisa hidup lebih baik malah menjadi faktor utama keretakan keluarga. Apa tidak pernah terpikir di benak kita bahwa arwah orang tua kita tuh tersiksa karena perilaku anak-anaknya yang semata-mata mengandalkan ke egoisannya untuk memperebutkan harta warisan. Yang seharusnya kita membahagiakan mereka toh malah bikin mereka sengsara….. “astaghfirullah al adzim”

Semua ini di karenakan kurangnya sosialisasi yang di lakukan oleh pihak-pihak yang terkait dalam hal ini pemerintah mengakibatkan kurang adanya pengetahuan masyarakat tentang hukum dan perundang-undangan tentang pembagian harta warisan. Melalui blog yang sangat sederhana ini “sidaus” ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang undang-undang yang mengatur pembagian harta warisan sebagai berikut :

Yang Berhak Mendapatkan Warisan
Ada dua jalur untuk mendapatkan warisan secara adil, yaitu melalui pewarisan absentantio dan pewarisan testamentair. Pewarisan absentantio merupakan warisan yang didapatkan berdasarkan Undang-undang. Dalam hal ini sanak keluarga pewaris (almarhum yang meninggalkan warisan) adalah pihak yang berhak menerima warisan.

Mereka yang berhak menerima dibagi menjadi empat golongan, yaitu anak, istri atau suami, adik atau kakak, dan kakek atau nenek. Pada dasarnya, keempatnya adalah saudara terdekat dari pewaris (Lihat Boks 4 golongan pembagian waris).
Continue reading ‘Undang-Undang Pembagian Harta Warisan’

100 Tahun Kebangkitan Nasional

•May 21, 2008 • 2 Comments

100 Tahun Kebangkitan Nasional

Tema “Indonesia Bisa”

- Seabad sudah bangsa Indonesia bangkit dari berbagai macam keterpurukan.

- Seabad sudah bangsa Indonesia memperjuangkan kemerdekaan

- Seabad sudah bangsa Indonesia berusaha untuk menjadi bangsa yang di segani oleh bangsa-bangsa di dunia

Pertanyaannya sekarang apakah bangsa “Indonesia Bisa” seperti tema seabad Hari Kebangkitan Nasional 20 mei 2008?

Mungkin tidak ada salahnya kalau kita menengok kebelakang sejenak untuk memperbaharui ingatan kita kembali tentang sejarah-sejarah perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan hak kemerdekaan bangsa kita yang tercinta ini.

Seabad yang lalu tepatnya tanggal 20 mei 1908 pemuda Indonesia yang terdiri dari Dr. Soetomo, Dr. Wahidin Soedirohoesodo dan Dr. Goenawan dan Suryadi Suryadiningrat (Ki Hadjar Dewantara) memprakarsai berdirinya suatu organisasi yang peduli nasib bangsa yakni Boedi Oetomo dan sekarang kita kenang sebagai “Hari Kebangkitan Nasional”

Dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo ini, menunjukan bahwa pemuda Indonesia mulai bangkit untuk melawan penjajahan. Semangat nasionalisme yang berkobar dari para pemuda kita ternyata bukan hanya pada Boedi Oetomo namun berbagai organisasi-organisasi mulai lahir yakni Jong Ambon (1909), Jong Java dan Jong Celebes (1917) Jong Sumatera dan Jong Minahasa (1918). Pada tahun 1911 juga berdiri organisasi Sarikat Islam, 1912 Muhammadiyah, 1926 Nahdlatul’Ulama, dan kemudian pada tahun 1927 berdiri Partai Nasional Indonesia yang berjuang dengan satu tujuan.

Perjuangan para pemuda Indonesia ini menemui puncak titik keberhasilannya dengan di proklamirkannya kemerdekaan bangsa Indonesia pada tanggal 17 agustus 1945 di Jakarta oleh Ir. Soekarno dan terlahirlah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tujuan para pejuang kita bukan hanya sampai di situ saja namun membawa Indonesia untuk merdeka selama-lamanya. Merdeka yang di maksud disini bukan hanya berhasil mengusir penjajah yang ada namun memerangi kebodohan dan kemiskinan juga tujuan utama perjuangan pemuda Indonesia.

Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui pidato kenegaraannya pada peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional selasa 20 mei 2008 kemarin bahwa ada 3 hal utama yang di butuhkan negara untuk membentuk negara yang fundamental yakni sebagai berikut :

1. KEMANDIRIAN

Yang dimaksud kemandirian adalah bagaimana bangsa kita bisa tumbuh dan berkembang tanpa terus mengharapkan bantuan dari negara-negara lain. Hal ini bisa kita wujudkan dengan memanfaatkan segala macam potensi dan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki bangsa kita.

2. DAYA SAING

Yang dimaksud daya saing adalah bagaimana bangsa kita bisa membuktikan kepada bangsa-bangsa lain di dunia bahwa “Indonesia bisa”. Ini bisa dilakukan yakni dengan memperkenalkan produk-produk bangsa kita ke luar. Baik itu dari segi ekonomi, olahraga, Politik yang sehat. Yang mungkin tidak menutup kemungkinan bangsa luar segan terhadap Indonesia. Gini-gini bangsa Indonesia bangsa demokrasi terbesar ke 3 di dunia loh….

3. PERADABAN BANGSA

Mengingat bahwa Indonesia terdiri banyak pulau maka tentu Peradaban rakyat Indonesia bervariasi, namun semua itu bisa kita jadikan sebagai wadah untuk membentuk negara yang fundamental yang kaya akan keanekaragaman.

Dari ke 3 hal di atas mungkin terakhir ini agak menarik yah….Karna bebicara masalah peradaban dan moralitas bangsa Indonesia sekarang ini sangatlah memperihatinkan. Bukannya pesimis namun saya sangat perihatin pada negara kita saat ini. Di tengah Bangsa yang berjuang memberantas korupsi, eh sekarang di hadapkan lagi sama krisis BBM yang membuat rakyat benar-benar menjerit….. huuuuuhh….. kasiannya bangsaku. Tetapi semua itu menjadi PR kita semua para pemuda Indonesia.

Namun semua yang terjadi di balik semua ini pasti ada makna yang besar bagi bangsa Indonesia. Saya yakin dan percaya bahwa “Indonesia Bisa” mengatasi semua hal itu. Indonesia adalah bangsa yang besar, kuat, memiliki pemuda yang punya semangat nasionalisme yang luar biasa. Majulah Indonesiaku, Jayalah Indonesiaku, Bakti kami kepadamu……… “Indonesia Bisa”.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional

Wassalam

“sidaus”