Kesejahteraan Guru Di Hari Pendidikan Nasional

“Pertama ngajar saya di gaji Rp. 15.000,-/ bulan, sekarang saya menerima gaji Rp. 250.000,- / bulan”. Keluh seorang guru saat di wawancarai oleh salah satu reporter tv swasta. Yah… kurang lebih kalimatnya seperti itu. Tadi pagi ( 2 mei 2008 ) sebelum saya berangkat kerja, seperti biasanya nonton berita di televisi. Sungguh sangat prihatin melihat berita di tv tentang demo para guru di hari ini yang bertepatan dengan HARDIKNAS ( Hari Pendidikan Nasional ).

Sekitar ribuan bahkan ratusan ribu guru yang tersebar di seluruh Indonesia hari ini turun kejalan untuk menyuarakan jeritan hati mereka. Bukan cuma tahun ini saja, namun tiap tahun para guru melakukan hal yang serupa. Dari dulu mereka cuma menuntut satu hal yaitu “Kesejahteraan”. Namun sepertinya teriakan mereka cuma dianggap nyanyian yang tak berarti oleh pemerintah.

Buktinya, sampai sekarang masih ada guru yang sudah mengabdi puluhan tahun dengan penghasilan yang saya bilang di bawa normal. Masa zaman sekarang masih ada guru yang berpenghasilan Rp. 250.00,- / bulan. Yang betul aja…… Pemulung aja kalo sebulan dapat segitu bahkan mungkin di atas nilai itu. Ironis memang guru yang di tuntut untuk mencerdaskan anak bangsa malah mereka sendiri yang terabaikan.

Bagaimana bisa bangsa ini melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang handal, kalau nasib para guru kita sendiri jauh di bawa standart. Kasian memang, Umar Bakri….. Umar Bakri….. kasian amat sich lo. Pemerintah juga cueknya don…… Kalau gak di bangunkan juga pura-pura lupa. Huuuuhhh…. kapan nasib guru bisa berubah??? Jawabannya kalo negara ini sudah gak punya siswa-siswi yang juara olimpiade di luar negeri sana. Gak ada lagi prestasi yang bisa dibangga-banggakan oleh bangsa kita. Barulah mungkin pemerintah mengintrospeksi diri mereka, itupun kalo iya. 🙂

Buat para guru, kami sebagai murid bapak / ibu guru tidak akan melupakan jasa-jasa mu. Ilmu yang bapak / ibu berikan kepada kami akan menjadi amal jariyah yang tak terhingga nilainya di banding gaji yang diberikan oleh pemerintah… Bagi kami guru adalah pahlawan dan Jasa-jasa mu akan kami kenang selalu. “Met Hari Pendidikan Nasional”……

“Wassalam Wr. Wb.”

~ by sidaus on May 2, 2008.

One Response to “Kesejahteraan Guru Di Hari Pendidikan Nasional”

  1. Guru kalo bukan PNS ya memang susah….
    Informasi yang sangat menarik, trim’s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: